Seni Tari sebagai Ruang Tumbuh Bakat Anak dan Remaja

Seni Tari sebagai Ruang Tumbuh Bakat Anak dan Remaja

Di tengah perkembangan zaman yang semakin cepat, ruang bagi anak dan remaja untuk mengenali serta mengembangkan bakatnya kerap kali semakin sempit. Aktivitas belajar formal yang padat, ditambah paparan teknologi yang tidak selalu terarah, membuat potensi anak sering kali tidak tersalurkan secara optimal. Di sinilah seni tari hadir sebagai salah satu ruang alternatif yang penting bagi tumbuhnya bakat, sekaligus pembentukan karakter anak dan remaja.

Seni tari bukan sekadar kegiatan estetis atau hiburan semata. Di balik setiap gerak, terdapat proses belajar yang panjang, mulai dari pengenalan tubuh, pengendalian emosi, hingga pemahaman nilai disiplin dan tanggung jawab. Anak-anak yang terlibat dalam kegiatan tari secara rutin belajar bahwa kemampuan tidak tumbuh secara instan, melainkan melalui latihan yang konsisten dan kesabaran dalam menjalani proses.

Bagi anak dan remaja, sanggar tari dapat menjadi ruang aman untuk mengekspresikan diri. Tidak semua anak mampu menyalurkan minat dan bakatnya melalui jalur akademik. Sebagian justru menemukan kepercayaan diri ketika diberi kesempatan untuk bergerak, menari, dan tampil. Melalui seni tari, anak belajar mengenali potensi dirinya sekaligus membangun rasa percaya diri yang sangat dibutuhkan dalam proses tumbuh kembang.

Selain sebagai sarana pengembangan bakat, seni tari juga berperan dalam pembentukan sikap sosial. Latihan yang dilakukan secara berkelompok menuntut anak untuk belajar bekerja sama, menghargai peran orang lain, dan mematuhi aturan yang telah disepakati. Dalam proses ini, anak tidak hanya dilatih untuk menjadi penari yang baik, tetapi juga pribadi yang mampu berinteraksi secara sehat dengan lingkungannya.

Aspek disiplin menjadi nilai penting yang ditanamkan melalui seni tari. Jadwal latihan yang teratur, tuntutan ketepatan gerak, serta tanggung jawab terhadap penampilan mengajarkan anak untuk menghargai waktu dan komitmen. Nilai-nilai tersebut sering kali tidak disadari secara langsung, namun berpengaruh besar terhadap pembentukan sikap anak dalam kehidupan sehari-hari.

Lebih dari itu, seni tari juga berperan dalam menjaga dan mengenalkan budaya kepada generasi muda. Di tengah arus globalisasi yang kuat, anak dan remaja perlu memiliki keterikatan dengan budaya lokal agar tidak kehilangan identitasnya. Melalui seni tari, mereka tidak hanya mempelajari gerakan, tetapi juga memahami makna, sejarah, dan nilai yang terkandung di dalamnya.

Dengan demikian, seni tari memiliki peran strategis dalam mendukung tumbuh kembang anak dan remaja. Seni tari tidak hanya menjadi ruang pengembangan bakat, tetapi juga sarana pembentukan karakter, kedisiplinan, dan kecintaan terhadap budaya. Upaya pembinaan melalui sanggar tari harus terus didukung sebagai bagian dari pendidikan nonformal yang memberi dampak nyata bagi generasi muda.

 

Salam Hangat,
Sanggar Lentera Khageswara Wicitra

Savika Nurul Ain

Copyright © 2024 PT. Mitra Cimanuk Digital Network All Rights Reserved