Ketika Seni Mengajarkan Kesabaran dan Tanggung Jawab

Ketika Seni Mengajarkan Kesabaran dan Tanggung Jawab

Seni seringkali  dipandang sebagai kegiatan yang bersifat ekspresif dan mengutamakan rasa. Namun di balik proses kreatif yang dijalani, seni sesungguhnya mengandung nilai-nilai pendidikan yang penting, khususnya kesabaran dan tanggung jawab. Nilai-nilai tersebut tumbuh secara alami melalui proses belajar dan berlatih yang tidak singkat.

Dalam kegiatan seni, terutama seni tari, setiap gerak dan rangkaian membutuhkan waktu untuk dipelajari. Anak dan remaja tidak dapat menguasai materi secara instan. Proses mengulang, memperbaiki kesalahan, serta menerima arahan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari latihan. Dari sinilah kesabaran dilatih, bukan melalui penjelasan, melainkan melalui pengalaman langsung.

Kesabaran juga terbentuk ketika anak dihadapkan pada keterbatasan diri. Tidak semua gerak dapat dikuasai dengan mudah. Ada kalanya anak merasa lelah, jenuh, atau kurang percaya diri. Melalui pendampingan yang tepat, anak belajar bertahan, berusaha kembali, dan memahami bahwa proses membutuhkan waktu. Sikap ini menjadi bekal penting dalam menghadapi berbagai tantangan di luar lingkungan seni.

Selain kesabaran, seni juga menanamkan nilai tanggung jawab. Anak dilatih untuk hadir tepat waktu, mengikuti aturan latihan, serta menyelesaikan peran yang telah diberikan. Dalam kegiatan kelompok, setiap individu memiliki tanggung jawab terhadap keberhasilan bersama. Ketidakhadiran atau kurangnya kesiapan satu orang dapat memengaruhi keseluruhan proses.

Tanggung jawab juga terlihat ketika anak diberi kepercayaan untuk tampil. Proses persiapan menuju pementasan mengajarkan anak untuk menjaga komitmen, berlatih secara sungguh-sungguh, dan menghargai kepercayaan yang diberikan. Pengalaman ini melatih anak untuk memahami bahwa setiap peran membawa konsekuensi yang harus dijalani dengan sikap yang matang.

Melalui seni, anak juga belajar bertanggung jawab terhadap sikap dan perilaku. Selama latihan, anak diajarkan untuk menjaga etika, menghormati pelatih, serta bersikap baik kepada sesama. Nilai-nilai tersebut tidak hanya berlaku di lingkungan seni, tetapi terbawa dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan demikian, seni tidak hanya berfungsi sebagai sarana pengembangan bakat, tetapi juga sebagai media pendidikan karakter. Melalui proses yang dijalani secara konsisten, seni mengajarkan kesabaran dalam menghadapi proses dan tanggung jawab dalam menjalankan peran. Nilai-nilai ini menjadi bagian penting dalam pembentukan pribadi anak dan remaja.

 

Salam Hangat,
Sanggar Lentera Khageswara Wicitra

Savika Nurul Ain

Copyright © 2024 PT. Mitra Cimanuk Digital Network All Rights Reserved