Peran Kebersamaan dalam Menumbuhkan Semangat Belajar Anak
Semangat belajar anak tidak tumbuh hanya dari kemampuan atau dorongan pribadi, tetapi juga dari lingkungan di sekitarnya. Salah satu faktor penting yang sering kali memberikan pengaruh besar adalah kebersamaan. Ketika anak belajar bersama, mereka tidak hanya menerima ilmu, tetapi juga merasakan dukungan, kebersamaan, dan rasa memiliki yang membuat proses belajar menjadi lebih bermakna.
Di Rumah Qur’an Ruhama, kebersamaan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kegiatan belajar. Anak-anak belajar mengaji dalam suasana saling menemani dan saling menyemangati. Mereka membaca, mengulang, dan memperbaiki bacaan secara bergantian, sehingga setiap anak merasa menjadi bagian dari proses belajar bersama, bukan berjalan sendirian.
Kebersamaan dalam belajar juga menumbuhkan rasa tanggung jawab. Anak belajar bahwa kehadiran dan keterlibatan mereka berpengaruh terhadap suasana kelompok. Ketika satu anak bersemangat, semangat tersebut dapat menular kepada yang lain. Sebaliknya, anak juga belajar untuk menjaga sikap agar tidak mengganggu proses belajar bersama.
Melalui kebersamaan, anak-anak juga belajar nilai sosial yang penting untuk kehidupan mereka kelak. Mereka belajar bekerja sama, bersabar menunggu giliran, dan menerima perbedaan kemampuan dengan lapang dada. Nilai-nilai ini tumbuh secara alami melalui interaksi sehari-hari dalam proses belajar mengaji.
Salam Hangat,
Rumah Qur’an Ruhama
Nurfaizah