Menemukan Kebahagiaan dalam Setiap Proses Belajar Qur’an
Belajar Al-Qur’an bukan sekadar kegiatan membaca dan menghafal ayat-ayat suci, tetapi juga perjalanan hati menuju kebahagiaan yang hakiki. Kebahagiaan itu tidak selalu datang dari hasil yang cepat atau pencapaian besar, melainkan dari proses kecil yang dijalani dengan kesungguhan dan cinta.
Di Rumah Qur’an Ruhama, anak-anak diajak untuk menemukan makna kebahagiaan sejati dalam proses belajar mereka. Setiap huruf yang berhasil dibaca, setiap doa yang dihafal, dan setiap kesulitan yang dilewati dengan sabar menjadi sumber kebahagiaan tersendiri. Mereka belajar bahwa kebahagiaan bukan hanya saat berhasil, tetapi juga saat berusaha.
Para ustadz dan ustadzah menanamkan nilai ini melalui pendekatan yang penuh kasih dan kesabaran. Mereka tidak sekadar mengajarkan bacaan Al-Qur’an, tetapi juga menuntun anak untuk menikmati prosesnya. Misalnya, ketika ada santri yang masih terbata-bata membaca, ustadz atau ustadzah akan memuji usahanya, bukan hanya menilai hasil akhirnya. Dari situ, anak-anak belajar bahwa setiap langkah kecil pun patut disyukuri.
Kebahagiaan dalam belajar juga tumbuh dari suasana yang hangat dan penuh dukungan. Anak-anak merasa nyaman karena di Rumah Qur’an Ruhama, tidak ada yang akan menertawakan kesalahan, melainkan membantu memperbaikinya. Lingkungan ini menumbuhkan rasa percaya diri dan cinta terhadap Al-Qur’an, karena mereka belajar tanpa takut, dan berusaha tanpa beban.
Lebih dari itu, anak-anak juga diajarkan bahwa membaca Al-Qur’an dengan hati yang gembira adalah bentuk ibadah yang bernilai tinggi. Saat hati senang, ayat-ayat yang mereka baca akan terasa lebih hidup dan mudah diresapi. Kebahagiaan ini menjadi energi yang membuat mereka terus ingin belajar, meski perlahan.
Pada akhirnya, belajar Al-Qur’an bukan sekadar tentang seberapa banyak hafalan yang dimiliki, tetapi seberapa dalam kebahagiaan yang dirasakan dalam menjalaninya. Di Rumah Qur’an Ruhama, setiap anak diajak untuk menikmati perjalanan itu menemukan kebahagiaan bukan di akhir, tapi di setiap langkah menuju ridha Allah.
Salam hangat,
Rumah Qur’an Ruhama
Nurfaizah